Harga Biola Murah Terbaru Untuk Pemula Dan Profesional

Siapa yang tak kenal dengan biola? Alat musik gesek yang satu ini tentunya sudah sangat akrab bagi masyarakat Indonesia sejak lama. Walaupun tak banyak orang yang mahir memainkannya, namun alat musik ini cukup banyak digemari karena irama indah yang dimilikinya. Di Indonesia, biola banyak digunakan sebagai instrumen musik untuk mengiringi berbagai genre lagu. Kesan elegan pasti akan terpancarkan dari mereka yang mahir memainkan alat musik ini karena memang tak mudah untuk dapat melakukannya. Walaupun ukurannya cukup kecil, namun butuh waktu yang tidak singkat untuk dapat mempelajari alat musik gesek ini hingga dapat memainkannya dengan baik.

Baca Juga: Harga Piano Terbaru dan Terbaik

Sudah Kenal Dengan Beberapa Bagian Biola?

Alat musik gesek yang umumnya terbuat dari kayu dan memiliki 4 senar ini terdiri dari beberapa bagian. Bagi Anda yang mengaku sudah mahir memainkan biola jangan berbangga dulu jika belum mengenal beberapa bagian dari alat musik ini. Secara umum sebuah biola terdiri dari 12 bagian, berikut adalah ke-12 bagian tersebut:

• Scroll

Scroll yang berada di paling atas dari sebuah biola merupakan kepala biola yang memiliki bentuk menyerupai gulungan rapi. Scroll memang tidak memiliki andil dalam permainan biola, namun keberadaannya menjadi tumpuan untuk tangan dan membantu agar para pemain biola menjadi nyaman selama memainkan alat musik ini

• Pegbox

Seperti pada gitar, biola pun memiliki pegbox yang berfungsi sebagai pengikat keempat tali senar yang ada pada badan biola. Melalui pegbox ini pemain biola pun dapat mengatur nada untuk setiap senar.

• Neck

Neck atau leher biola adalah salah satu bagian yang juga berfungsi sebagai alat tumpu dari badan biola.

• Fingerboard

Sesuai dengan namanya, fingerboard adalah board atau papan yang berfungsi sebagai tumpuan jari-jari pemain biola selama memainkan alat musik ini. Di fingerboard inilah pemain biola akan menempatkan jari-jarinya untuk memainkan berbagai nada demi menghasilkan irama yang harmonis.

• Upper Bout

Upper bout adalah bagian atas dari badan biola.

• Waist (C-Bouts)

Waist (C-Bouts) ini adalah bagian tengah dari biola yang melengkung hingga menyerupai huruf C. Lengkungan ini berada di kedua sisi biola yang dibuat dengan tujuan untuk memberikan ruang gerak yang bebas bagi busur biola (bow) selama permainan biola berlangsung.

• F-Holes

F-Holes yang terletak pada bagian kiri dan kanan dari biola ini berfungsi sebagai pertukaran udara dalam badan biola saat terjadi resonansi di dalamnya. Selain itu, F-Holes ini pun dapat memnpengaruhi kelentukan suara biola yang akan dihasilkan.

• Bridge

Bridge terletak di tengah-tengah antara kedua F-Holes. Keberadaan bridge ini bukanlah tanpa fungsi. Bridge justru cukup penting pada sebuah biola sebagai pengantar getaran suara dari senar ke badan biola agar dapat beresonansi.

• Lower Bout

Kebalikan dari upper bout, lower bout merupakan bagian bawah dari badan biola.

• Fine Tuners

Fine tuners memiliki fungsi yang kurang lebih sama dengan pegbox pada bagian atas biola, yaitu sebagai pengatur nada pada senar biola.

• Tail piece

Tail piece berfungsi sebagai tempat untuk meletakkan fine tuners.

• Chinrest

Chinrest adalah bagian dari biola yang cukup penting keberadaannya. Chinrest inilah yang berfungsi sebagai penyangga dagu pemain biola selama memainkan alat musik ini agar beban biola dapat ditopang dengan baik dan juga nyaman sehingga tidak menimbulkan rasa sakit.

Apa Sajakah Kegunaan Dari Biola?

Alat musik yang pertama kali dikenalkan di Italia ini terdiri dari 4 senar yaitu senar G, D, A, dan E (dapat berbeda sesuai dengan jenis biola). Sebagai instrumen musik, biola dapat digunakan untuk memainkan melodi ataupun hanya sebagai musik pengiring agar irama yang terdengar lebih harmonis. Untuk genre musik yang dapat dimainkan atau diiringi oleh biola ini pun bermacam-macam, mulai dari musik pop, klasik, rock, jazz, hingga orkestra. Selain itu, biola dapat dimainkan baik secara solo (tidak bersamaan dengan alat musik lain) ataupun dibarengi dengan iringan dari alat musik lainnya.

Baca Juga: Harga Biola Yamaha Terbaru Dengan Kualitas Terbaik

Jenis-jenis Biola

Umumnya, kita hanya mengenali satu jenis biola saja, yaitu biola yang ukurannya tidak terlalu besar dan dapat ditopang diantara bahu dan dagu. Namun ternyata jenis biola tak hanya satu melainkan ada empat jenis biola. Apa sajakah keempat jenis tersebut?

1. Violin

Violin merupakan keluarga biola yang ukurannya paling kecil diantara jenis biola lainnya. Meskipun kecil, namun suara yang dihasilkannya memiliki pitch nada tertinggi dengan karakter suara sopran.

2. Viola

Viola adalah jenis biola yang sangat mirip dengan violin. Perbedaannya terletak pada ukuran dan karakter suaranya. Ukuran viola sedikit lebih besar daripada violin, sedangkan untuk karakter suaranya adalah alto yang justru lebih rendah dibandingkan dengan suara violin.

3. Cello

Jenis biola yang ketiga adalah cello yang memiliki karakter suara tenor, yaitu lebih rendah dibandingkan kedua jenis biola sebelumnya. Walaupun demikian, cello memiliki ukuran yang lebih besar daripada keduanya, sehingga untuk memainkannya pun harus sambil duduk dan dijepit oleh kedua lutut pemain.

4. Double Bass

Jenis biola yang keempat ini merupakan jenis biola yang memiliki ukuran paling besar dalam keluarga biola. Nada yang dimilikinya pun adalah nada terendah jika dibandingkan dengan ketiga jenis biola lainnya. Seperti cello, double bass dapat dimainkan sembari duduk atau bahkan berdiri.

Adakah Kelebihan Biola Jika Dibandingkan Alat Musik Lainnya?

Biola memiliki karakteristik suara yang sangat indah dan harmonis dari gesekan senar yang dimainkannya. Suara yang khas ini tentunya tidak dimiliki oleh alat musik lainnya. Selain itu, jenis biola bermacam-macam sehingga masing-masing memiliki karakteristik suara yang kuat baik untuk memainkan melodi ataupun sebagai pengiring instrumen musik lainnya. Karena karakteristiknya inilah biola berhasil menjadikan sebuah musik menjadi lebih hidup, lebih artistik, dan lebih harmoni.

Baca Juga: Harga Saxophone Terbaru

Dengan segala keunikannya, Anda tak akan pernah menyesal jika ingin memiliki atau bahkan mempelajari teknik bermain biola. Awalnya mungkin memang terasa sedikit sulit, tetapi jika sudah mahir Anda pun pasti tidak akan pernah bosan untuk memainkannya. Apabila ingin mempelajari biola, sebaiknya pilihlah biola jenis violin karena ukurannya yang kecil dan karakteristik suaranya yang standar sehingga dapat digunakan untuk memainkan berbagai melodi. Walaupun demikian, Anda boleh mencoba jenis biola lainnya untuk dipelajari.

Harga Biola Terbaru Berbagai Merk Sesuai Jenis dan Kualitasnya

Berikut ini daftar harga Biola yang mungkin bisa dijadikan acuan sebelum memutuskan untuk membeli:

Merk/Jenis Biola Harga
Modernlifeshop Biola Violin Handmade Solid Kayu Mahogany Rp. 860.000
Alesssandro Biola/Violin AS100 3/4 Rp. 975.000
Alesssandro Biola/Violin AS100 4/4 Rp. 1.180.000
Vienna Biola 4/4 - Solidwood Rp. 840.000
Vienna Biola 1/2 - Solidwood Rp. 780.000
Christian Bach Violin / Biola CB 300 - Wood Rp. 2.450.000
Kinglos Biola Electric SDDS-1309 Rp. 3.300.000
Cremona GV-10 4/4 Rp. 1.300.000
Cremona Biola Klasik 4/4 SV-75 Rp. 2.200.000
Bach Violin Outfit 300-P 4/4 B-5 SA-107 Rp. 2.400.000
Cervini Biola Educator 4/4 Rp. 1.900.000
Cremona - Cervini Cello HC-150 3/4 - 1 Set Rp. 8.000.000
Mendini 4/4 MV300 Solid Wood Satin Antique Violin Rp. 650.000
Mendini Full Size 4/4 MV200 Solid Wood Violin Rp. 750.000
Cecilio CVN-300 Solidwood Ebony Fitted Violin Rp. 1.450.000
Cecilio 4/4 CEVN-2NA Solid Wood Mahogany Electric / Silent Violin Rp. 1.300.000
Goplus® Durable 4/4 Full Size Natural Acoustic Violin Rp. 450.000
Ricard Bunnel G2 Violin Outfit 4/4 Rp. 2.700.000

Sebuah biola dibanderol dengan harga yang beragam, berkisar antara Rp 500.000,- hingga diatas 5 juta rupiah tergantung dari jenis, merk, dan kualitas biola. Namun harga tersebut tak akan sebanding dengan kemampuan Anda ketika sudah piawai bermain biola nanti. Ingin mencobanya?

Harga Biola Murah Terbaru Untuk Pemula Dan Profesional | Silvia Nadiya | 4.5